Profile Desa Bunga Muda Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur
![]() |
| Desa Bungamuda |
Sejarah Desa
Pada tahun 1910an datang sekelompok orang dari Mawa yang berasal dari kampung adat Napaulun ke Rian Bunga. Wilayah Rian Bunga sendiri saat itu masih berbentuk hutan dan terdapat pohon-pohon besar dalam bahasa lokal disebut Wukak, Puho, Tenebang, Ledo, Bunturak, Lekedaray, dan Kukun serta semak belukar lainnya. Kampung Rian Bunga sendiri berada disebelah Barat Mawa.
Suku-suku yang mendiami wilayah Rian Bunga antara lain:
- Hurekmaking
- Nihamaking
- Lapermaking
- Lagamaking
- Paokuma
- Waolangun
- Lado purap
- Lemanuk
- Kolimaking
- Balawala
- Lamatokan
Sedangkan untuk rumah adat yang ada di Desa Bungamuda adalah:
|
NO |
NAMA SUKU |
KEPALA SUKU/KESULUNGAN |
|
1 |
Lagamaking Biko Langun |
Petrus Ola |
|
2 |
Lagamaking Biko Lolon |
Wisma |
|
3 |
Kolimaking Bale Aen |
Mikhael Mitem |
|
4 |
Lemanuk/Kolimaking Muday Puken |
Abbas Asrat |
|
5 |
Nihamaking Namang Lolon |
Payong Reda |
|
6 |
Nihamaking Mangu Wurin |
Anotonius Arakian |
|
7 |
Waolangun Biko Langun |
Thomas Tawa |
|
8 |
Waolangun Biko Lolon |
Bernadus Boro |
|
9 |
Ladopurap Biko Tukan |
Gaspar Gabus |
|
10 |
Nihamaking Lewo Weran |
Petrus Koda |
|
11 |
Nihamaking Higun Mekin |
Payong Sira |
|
12 |
Hurekmaking Uay Lerek |
Longginus Gilo |
|
13 |
Manuk Namang Wutun |
Mikhael Mangu |
|
14 |
Paokuma Namang lolon |
Vinsensius Ola |
|
15 |
Paokuma Lewo Weran |
Bernadus Boli |
|
16 |
Hurekmaking Awalolon |
Lambertus Lodohau |
|
17 |
Ladopurab Rie Mekin |
Nikolaus Nuho |
|
18 |
Ladopurab Rie Wanan |
Mikhael Gawe |
|
19 |
Nihamaking |
Payong Ratu |
|
20 |
Nihamaking |
Sei Lowe |
|
21 |
Nihamaking Higun Wanan |
Bernadus Laba |
|
22 |
Kolimaking Muday Puken |
Frans Beda |
|
|
||
- Taran Wanan
- Paokuma Hapeng Tuak
- Manuk Hapeng Tuak
Awal kedatangan dapat diketahui bahwa adanya perbedaan pendapat antara Kepala Kampung Mawa yang saat itu dipimpin oleh Kotak Bodo Hurekmaking dengan Butu Sodi. Butu Sodi dan beberapa orang lainnya kemudian membawa sebagian besar orang-orang keluar dari Mawa ke Wilayah Rian Bunga yang sekarang dikenal dengan nama Bungamuda dan menjadi Kepala Kampung pertama pada tahun 1919. Sejarah kepemimpinan Desa Bungamuda dari masa ke masa dapat diketahui pada Tabel 2.1.
Kepemimpinan di Desa Bungamuda dari Masa ke Masa
|
No |
Nama Kepala Desa/Kampung |
Periode |
Keterangan |
|
1 |
Butu Sodi |
1919-1939 |
Kepala Kampung Rian Bunga |
|
2 |
Sedeng Sodi |
1939-1955 |
Kepala Kampung Rian Bunga |
|
3 |
Pius Payong Manuk |
1955-1970 |
Kepala Kampung Nobolekan |
|
4 |
Yosep Keluli |
1970 |
Penjabat Panitia Penjaringan Kepala Desa |
|
5 |
Petrus Kerikit |
1970-1980 |
Kepala Desa |
|
6 |
Longginus Gilo |
1980-2001 |
Kepala Desa |
|
7 |
Frans Beda Kolimaking |
2001-2002 |
Kepala Desa |
|
8 |
Yulius Koda |
2002-2004 |
Penjabat Kepala Desa |
|
9 |
Pius Tena |
2004-2009 |
Kepala Desa |
|
10 |
Flavianus Gawi Making |
2009-2012 |
Kepala Desa |
|
11 |
Bernadus Parlete Lagamaking |
2012-2014 |
Penjabat Kepala Desa |
|
12 |
Ismail Ola Ruing, S.Sos |
2014-2015 |
Penjabat Kepala Desa |
|
13 |
Bernadus Parlete Lagamaking |
2015-2021 |
Kepala Desa |
|
14 |
Albertus Sili |
2021 Sampai Sekarang |
Kepala Desa |
Sumber: Olahan Data 2022
Saat ini kepala desa definitif dijabat oleh Albertus Sili berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lembata No. 1.081/XII/2021 tanggal 28 Desember 2021 dengan masa periodenya adalah dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2027.
![]() |
| Gambar: Desa Bungamuda |
Kondisi Geografis Desa
Desa Bungamuda berjarak kurang lebih 8 Km dari pusat Ibu Kota Kecamatan Ile Ape dengan batas administrasi yakni bagian timur berbatasan dengan Desa Napasabok, Bagian Barat dengan Desa Lamawara.
Bagian Utara dengan Laut Flores dan selatan berbatasan dengan Gunung Ile Lewotolok.
Secara Topografi, Desa Bungamuda terletak pada ketinggjan antara 500 m dari permukaan Laut, Dengan kemiringan berkisar di bawah level 5˚. Sementara, di bagian Utara permukiman mulai bergerak naik diatas level 5˚ mengikuti kondisi kemiringan gunung Ile Lewotolok. Terdapat juga wilayah perbukitan dengan ketinggian yang beragam dari 0 – 500 m dpl.
Sulitnya ketersediaan air tanah sebagai sumber kebutuhan masyarakat sehingga untuk pemenuhan kebutuhan akan air bersih dengan cara memanfaatkan sumber air bersih dari desa tetangga atau dengan cara membeli.
Iklim Desa Bungamuda adalah sebagaimana iklim kabupaten lembata yakni beriklim tropis dengan potensi curah hujan yang rendah serta suhu udara rata-rata 26˚C-29˚C, dengan suhu minimum 23˚C dan suhu maksimum 30˚ C.
Demografi Desa
Secara administrasi, Wilayah Desa Bungamuda terdiri dari 4 (empat) wilayah dusun yaitu dusun A Nara Liman, dusun B Rian Bunga, Dusun C Ulun Lelakoli dan dusun D Weran Narawayong. Sementara itu, masing-masing dusun membawahi 4 (empat) RT sehingga dengan demikian jumlah RT di Desa Bungamuda berjumlah 12 RT. Sedangkan luas wilayah Desa Bungamuda adalah 1,335 KM2 dengan Jumlah penduduk 523 Jiwa terdiri dari Laki-Jaki berjumlah 235 dan perempuan berjumlah 288. Jumlah KK 153 yang mana 77 KK adalah RTM, (Kondisi per bulan maret 2022.
Keadaan Geografis Desa Bungamuda, berdasarkan pengukuran menggunakan Global Positioning System (GPS), Desa Bungamuda terletak pada bagian Timur Ibu Kota kecamatan Ile Ape. Desa Bungamuda dapat dituju dengan menempuh jalan darat dari Ibu Kota Kabupaten dan Kecamatan baik menggunakan kendaraan beroda dua maupun empat namun ada beberapa ruas jalan umum yang kondisinya saat ini rusak berat.
Secara topografi wilayah Desa Bungamuda adalah dataran rendah dan beberapa perbukitan dengan ketinggian berfariasi berkisar antara 0-100 m di atas permukaan air laut, dengan suhu udara antara 27℃-33℃ dengan kelembaban udara berkisar antara 80-88% dan rata-rata hari hujan per tahun 100-180 hari (Sumber: Olahan Data 2022).
Desa Bungamuda beriklim tropis, dengan musim kemarau hampir sama dengan musim hujan yakni bulan April sampai Oktober, sementara musim penghujan dari Bulan November sampai Maret, dengan curah hujan yang hampir merata.
Demografi desa
Secara administrasi, wilayah Desa Bungamuda terdiri dari 4 (empat) wilayah dusun yang terbagi atas Dusun A Nara Liman, Dusun B Rian Bunga, Dusun C Ulun Lelakoli dan Dusun D Weran Narawayong.
![]() |
| Istimewah |
Sementara itu, masing-masing dusun membawahi 4 (empat) Rukun Tetangga sehingga total Rukun Tetangga di Desa Bungamuda adalah 16 Rukun Tetangga.
Luas wilayah Desa Bungamuda adalah 1,335 Km2 dengan jumlah penduduk 523 jiwa terdiri dari laki-laki berjumlah 235 dan perempuan berjumlah 288. Jumlah Kepala Keluarga (KK) 153 yang mana 77 KK adalah RTM, (Kondisi per bulan maret 2022).
1. Kondisi Kependudukan Desa Bungamuda
Kondisi Demografis/Kependudukan, berdasarkan pendataan pada tahun 2022, jumlah penduduk Desa Bungamuda yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 235 Jiwa, berjenis kelamin perempuan sebanyak 288 Jiwa. Data penduduk desa Bungamuda ini akan selalu fluktuatif setiap tahun karena angka kelahiran dan kematian, juga updating yang dilakukan oleh Kepala Dusun setiap tahun.
Tabel 2.2.
Jumlah Penduduk Desa Bungamuda Berdasarkan Jenis Kelamin
|
No |
Perkembangan Penduduk |
Jumlah |
|
1 |
Laki-laki |
235 orang |
|
2 |
Perempuan |
288 orang |
|
|
Total |
523 Orang |
Sumber: Olahan Data 2022
2. Kondisi Pendidikan di Desa Bungamuda
Sektor pendidikan merupakan salah satu hal penting dan menjadi indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di desa. Bidang pendidikan dapat dijadikan tolak ukur dalam menilai kesejahteraan masyarakat. Dengan pendidikan yang semakin tinggi, maka kecakapan dan perkembangan pengetahuan akan memunculkan keterampilan dan inovasi baru dari kreatifitas.
Oleh karena itu akan muncul lapangan pekerjaan yang baru, sehingga akan menekan jumlah masyarakat yang belum mendapat pekerjaan. Era digitalisasi telah masuk ke dalam kehidupan sosial masyarakat, sehingga dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan mudah mendapat informasi yang menunjang kreatifitas masyarakat.
Tabel 2.3.
Jumlah penduduk Tamat Sekolah di Desa Bungamuda menurut Tingkat pendidikan
|
No |
Jenis Pendidikan |
Jumlah |
|
1 |
Tidak/Belum Sekolah |
44 |
|
2 |
Belum Tamat SD |
57 |
|
3 |
Tamat SD/Sederajat |
242 |
|
4 |
SLTP/Sederajat |
46 |
|
5 |
SLTA/Sederajat |
93 |
|
6 |
Diploma III |
6 |
|
7 |
Diploma IV/S1 |
24 |
|
8 |
S2 |
- |
|
9 |
S3 |
- |
|
Jumlah |
512 |
|
Sumber: Olahaan Data 2022
3. Data Pekerjaan
Mata Pencaharian, berdasarkan kondisi sosial masyarakat Desa Bungamuda, menyebapkan ragamnya profesi pekerjaan penduduk.
Tabel 2.4.
Jumlah Penduduk Menurut Berdasarkan Mata Pencaharian
|
No |
Jenis Pekerjaan |
Laki-Laki |
Perempuan |
|
1 |
Petani |
113 |
86 |
|
2 |
Pegawai Negeri Sipil |
1 |
1 |
|
3 |
Nelayan |
7 |
0 |
|
4 |
Peternak |
21 |
15 |
|
5 |
Pengusaha Kios |
0 |
14 |
|
6 |
Guru Swasta |
1 |
4 |
|
7 |
Dukun Kampung Terlatih |
0 |
0 |
|
8 |
Pensiunan PNS |
2 |
0 |
|
9 |
Pengusaha Jasa Transportasi |
3 |
0 |
|
10 |
Bidan |
0 |
1 |
Sumber: Olahan Data 2022
Tabel 2.5.
Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian Menurut Umur
|
Tenaga Kerja |
Laki-laki |
Perempuan |
|
- Penduduk 18-56 thn yang bekerja |
75 |
120 |
|
- Penduduk usia 18-56 thn yang belum/tidak bekerja |
0 |
0 |
|
- Penduduk masih sekolah 7 – 18 thn |
39 |
30 |
|
- Penduduk 56 thn ke atas |
22 |
30 |
4. Agama,
Meskipun masyarakat di Desa Bungamuda mayoritas beragama Katholik, namun termasuk dalam masyarakat yang homogen. Dapat dikatakan bahwa masyarakat di Desa Bungamuda mayoritas menganut agama Katholik. Mayoritas masyarakat penganut agama katholik di wilayah ini dikarenakan penjajahan Portugis dan penyebaran agama oleh misionaris Dominikan dan Yesuit serta Serikat Sabda Allah.
Tabel 2.6.
Jumlah penduduk Desa Bungamuda Menurut Agama
|
No |
Agama |
Jumlah Pemeluk/Penganut |
|
1 |
Katolik |
486 |
|
2 |
Islam |
21 |
|
3 |
Protestan |
5 |
|
4 |
Hindu |
- |
|
5 |
Budha |
- |
|
Jumlah |
512 |
|
Sumber: Olahan Data 2022
5. Kondisi Kesehatan Masyarakat
Kondisi Kesehatan Masyarakat, salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu Desa adalah dalam bidang kesehatan. Apabila kesehatan masyarakat terjamin dan pemenuhan akan hak-hak dasar manusia terpenuhi, maka pembangunan yang direncanakan dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Bungamuda, akan berhasil.
Sarana pendukung dalam menunjang kesehatan masyarakat diantaranya terdapat 1 (satu) Polindes dan yang didukung dengan adanya Bidan Desa. Namun dirasa belum maksimal, mengingat desa Bungamuda yang sangat luas dan jumlah penduduk yang banyak, sehingga dibutuhkan satu Perawat Desa untuk membantu Bidan Desa. Dengan demikian pada RPJM Desa tahun 2021 – 2027, menjadi skala prioritas pebangunan fasilitas kesehatan, dan pengadaan tenaga Perawat Desa.
Apabila telah ada sarana dan prasarana serta Perawat Desa, maka permasalahan penanganan pertama untuk pelayanan kesehatan masyarakat Desa Bungamuda bisa terpenuhi agar berbagai kekurangan bawaan lahir dapat ditekan.
Tabel 2.7.
Jumlah penduduk menurut Keadaan Cacat di Desa Bungamuda
|
No |
Cacat Fisik/Mental |
Laki-Laki |
Perempuan |
|
1 |
Penyandang Kebutuhan Khusus Tunagrahita |
2 |
2 |
|
2 |
Penyandang Kebutuhan Khusus Tunanetra |
- |
- |
|
3 |
Penyandang Kebutuhan Khusus Tunarungu |
1 |
1 |
|
4 |
Penyandang Kebutuhan Khusus Tunalaras |
- |
- |
|
5 |
Penyandang Kebutuhan Khusus Tunadaksa |
1 |
1 |
|
6 |
Penyandang Disabilitas Bawaan Lahir |
2 |
3 |
Sumber: Olahan Data 2022
a. Orbitasi
Orbitasi atau jarak Desa Bungamuda dari pusat-pusat pemerintahan dapat diketahui sebagai berikut:
· Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 9,7 km
· Jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten : 24 km
· Jarak dari Pusat Pemerintahan Provinsi : 251 km
· Jarak dari Pusat Pemerintahan Pusat : 2.595 km
Keadaan geografis Desa Bungamuda dapat diketahui lebih lanjut sebagai berikut:
Luas wilayah Desa Bungamuda 1,335 Km2 (1335 Ha), dengan perincian mengenai jenis dan kegunaan serta manfaatnya dapat dibagi sebagai berikut:
Tabel 2.8.
Data Penggunaan Lahan Desa Bungamuda
|
NO |
PENGGUNAAN LAHAN |
LUASAN (Ha) |
|
1 |
Pemukiman |
162,4 |
|
2 |
Perkebunan dan Pertanian |
187 |
|
3 |
Pekuburan Umum |
0,3 |
|
4 |
Pekarangan |
120 |
|
5 |
Perkantoran |
0,12 |
|
6 |
Prasarana Pendidikan |
50 |
|
7 |
Prasarana Olahraga |
1 |
|
8 |
Lahan Tidur |
500 |
|
9 |
Lain-lain |
314,18 |
|
|
Total |
1335 |
Sumber: Olahan Data 2022
Keadaan sosial budaya
1. Kesejahteraan Masyarakat,
Perkembangan jumlah penduduk di Desa Bungamuda dua tahun terakhir harus dibarengi dengan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Mengingat kondisi ekonomi dan kesehatan yang sedang terpuruk oleh karena pandemi Covid 19, maka Pemerintah Pusat telah mengambil suatu langkah yang sistematis dengan memberikan berbagai stimulan dan bantuan pemulihan ekonomi lain berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dan program-program lain seperti BSP, PKH, dan laninnya. Selain itu, melalui Dana Desa (DD) pemerintah desa juga melaksanakan kegiatan yang serupa seperti memberikan bantuan langsung tunai (BLT DD) dengan besaran mengikuti regulasi yang ada.
2. Budaya,
Budaya yang ada dimasyarakat desa Bungamuda masih sangat kental dengan ritual-ritualnya. Ritual adat itu tidak dapat dilepaspisahkan dengan kehidupan sosial antara masyarakat. Salah satu ritual yang masih dilakukan sampai saat ini yang melibatkan khalayak ramai adalah pesta kacang (Utan Onen) dan juga ritual pemanggilan hujan (Tula Uran Apun). Serta pertunjukan seni tari yang mendapat peluang dalam hal pariwisata budaya. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Kepala Desa Bungamuda.
Keadaan Ekonomi Desa
Masyarakat desa Bungamuda mayoritas merupakan bermata pencaharian sebagai petani dengan sistem konvensional. Sistem pertanian yang konvensional ini masih sebagai alternatif dan terus dilakukan oleh masyarakat sebap kondisi lahan dengan kemiringannya 450. Selain itu masyarakat Bungamuda rata-rata mempunyai lahan sawah tadah hujan.
Selain itu pengembangan tanaman hortikultura hanya sebatas ditanam di pekarangan rumah. Namun, apabila tanaman hortikultura seperti cabai dan buah naga dikembangkan maka akan mendukung industri rumahan seperti penyediaan jus buah.
Sedangkan pada sektor perikanan sangat potensial untuk dikembangkan di Desa Bungamuda mengingat desa Bungamuda pada satu sisi wilayahnya langsung berhubungan dengan laut. Potensi ini masih belum terjamah secara optimal, mengingat masyarakat menggeluti bidang kelautan sebagai mata pencaharian sampingan.
Bidang pariwisata di Desa Bungamuda masih belum terjamah sedikitpun. Padahal terdapat begitu banyak potensi yang bisa didorong ke sektor pariwisata. Potensi-potensi alam yang sangat potensial dikembangkan menjadi tawaran destinasi pariwisata adalah pengelolaan Ritual Pesta Kacang (Utan Onen) menjadi destinasi wisata Budaya.
Infrastruktur Desa
Salah satu penunjang adanya pembangunan infrastruktur adalah adanya program Dana Desa. Meskipun tidak semuanya dapat digunakan untuk pembangunan, namun secara umum sebagian besar kebutuhan masyarakat yang bersifat infrastruktur bisa dikatakan terpenuhi, meskipun beberapa kegiatan lainnya belum dilaksanakan dikarenakan bukan menjadi kewenangan Desa akan tetapi menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Pusat. Berikut disajikan Tabel Infrastruktur Desa Bungamuda.
Tabel 2.9.
Infrastruktur Desa Bungamuda
|
No |
Infrastrukutur Desa |
Jumlah |
Satuan |
|
1 |
Jalan Desa |
6 |
Ruas |
|
2 |
Sarana Kesehatan: a. Posyandu b. Polindes c. MCK |
5 1 5 |
Unit Unit Unit |
|
3 |
Sarana Air Minum Bersih: a. Sumur Bor b. Mobil Tangki |
1 1 |
Unit Unit |
|
4 |
Sarana Perekonomian: a. BUMDes b. Kelompok Usaha c. Kelompok Usaha yang Sehat |
1 14
13 |
Unit Kelompok
Kelompok |
2.2 Kondisi Pemerintahan Desa
2.2.1 Pembagian wilayah desa
Dalam pembagian kewilayahan, Desa Bungamuda terbagi atas empat wilayah Dusun yaitu:
§ Wilayah I, Dusun I Nara Liman
§ Wilayah II, Dusun II Rian Bunga
§ Wilayah III, Dusun III Ulun Lela Koli
§ Wilayah IV, Dusun IV Weran Nara Wayong
Masing-masing Dusun membawahi 4 (empat) RT sehingga total RT di Desa Bungamuda berjumlah 16 (enam belas) RT.
2.2.2 Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
1. Pemerintah desa Bungamuda
Struktur pemerintahan Desa Bungamuda menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 84 Tahun 2015 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa sebagai berikut:
Gambar 2.1. Srtuktur Organisasi Kepemerintahan Desa Bungamuda
2.3. Kelembagaan Desa
Sesuai dengan hasil pemilihan Kepala Desa yang dilaksanakan pada tanggal 14/12/2015 merujuk pada UU No. 72 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Desa, SK Bupati Lembata maka Pemerintahan Desa Bungamuda adalah sebagai berikut:
Tabel 2.10.
Daftar Nama Perangkat Desa Bungamuda
|
Nama |
Jabatan |
Pendidikan Terakhir |
|
Albertus Sili |
Kepala Desa |
SLTA |
|
Masdina Mondeng |
Sekretaris Desa |
SMK |
|
Jaher M. Nilan |
Kepala Urusan Umum |
SLTA |
|
Maria Kidi |
Kepala Urusan Keuangan |
SLTA |
|
Zakarias Sanga |
Kasie Pemerintahan |
SLTA |
|
Damasus Ola |
Kasie Pembangunan |
SMK |
|
Yohanes Karolus Siverius |
Operator Desa |
Diploma IV/S1 |
|
Oktovianus Subaraya |
Kepala Dusun I |
SLTA |
|
Abdul Gani Laot |
Kepala Dusun II |
SLTA |
|
Viktor Wetor |
Kepala Dusun III |
SLTA |
|
Yohanes Kunan |
Kepala Dusun IV |
SLTA |
2. Lembaga Badan Permusyawaratan Desa
Tabel 2.11.
Daftar Nama Anggota Badan Permuyawaratan Desa
|
Nama |
Jabatan |
Pendidikan Terakhir |
|
Flavianus Gawi Making |
Ketua |
SLTP |
|
Damasus Gega |
Wakil Ketua |
SLTA |
|
Yuliana Uba |
Sekretaris |
SLTA |
|
Matilde Pereto |
Anggota |
SLTA |
|
Emilinda Abon |
Anggota |
SLTA |
3. Lembaga PKK
Tabel 2.12.
Daftar Nama Pengurus dan Anggota Lembaga PKK
|
Nama |
Jabatan |
Pendidikan Terakhir |
|
Maria Amu |
Ketua |
SMP |
|
Masdina Mondeng |
Wakil Ketua |
SMA |
|
Sofia Kidi |
Sekretaris 1 |
SMA |
|
Febriati Kasih Nihan |
Sekretaris 2 |
SMA |
|
Nurbayani Wahon |
Bendahara 1 |
SMA |
|
Beatrik Kewa |
Bendahara 2 |
SMA |
|
Fatma Kewa Paokuma |
POKJA I |
SD |
|
Kristina Tuto |
POKJA II |
SMA |
|
Kristina Patrisia Dai |
POKJA III |
SD |
|
Angela Marice Magi |
POKJA IV |
DIII |
4. Rukun Tetangga
Lembaga RT sesuai dasar Hukum pembentukan yang ada di Desa Bungamuda adalah berjumlah 16 RT dengan jumlah pengurus yang menyebar di Empat wilayah Dusun.
5. Lembaga / kelompok masyarakat lainnya
Lembaga / kelompok masyarakat lainnya dapat diketahui sebagai berikut:
Tabel 2.13.
Daftar Jumlah Kelompok Desa Bungamuda
|
Uraian |
Jumlah |
|
1. Kelompok Tani |
3 Kelompok |
|
2. Kelompok Nelayan |
2 Kelompok |
|
3. Organisasi Pemuda |
1 Kelompok |
|
4. Organisasi Sosial lainnya |
1 Kelompok |
|
5. organisasi Keagamaan |
2 Kelompok |
|
6. Kelompok Tenun Ikat |
6 Kelompok |
6. Lembaga Ekonomi
Masyarakat Desa Bungamuda yang masuk dalam keanggotaan Koperasi Kredit baik Ankara, Obor Mas, Swastisari dan masuk dalam keanggotaan koperasi simpan pinjam lainnya. Untuk menambah modal usaha masyarakat desa melakukan pengkreditan uang melalui Koperasi Kredit dan Dana Hiba baik bersumber dari Pemerintan maupun Swasta.
Rincian Lembaga Ekonomi yang berada di Desa Bungamuda sebagai berikut:
Tabel 2.14.
Daftar Lembaga Ekonomi
|
Nama Lembaga |
Jumlah/Unit |
Jumlah Pengurus |
Jumlah Anggota |
|
Koperasi Kredit |
1 |
1 |
80 |
|
Dana Anggur Merah |
1 |
3 |
50 |
|
Badan Usaha Milik Desa |
1 |
3 |
- |
7. Lembaga Adat
Keberadaan Lembaga Adat di Desa Bungamuda telah dibentuk secara resmi, dan masyarakat adat mengakui adanya Pemangku Adat (Ketua Suku).
8. Lembaga Keamanan
Jumlah Anggota Satgas Linmas Desa Bungamuda sebanyak 13 orang. Linmas desa Bungamuda bertugas menjaga keamanan lingkungan Desa Bungamuda. Selain itu, penjagaan lainnya saat Pemilihan Legislatf, Pilpres, Pilgub, dan pemilihan Bupati.



